Feb
Have you ever been in love?
Pastinya. Pernah membayangkan akan jatuh cinta pada orang terdekat yang nggak kita sangka sebelumnya? Well, gw mengalaminya kali ini. Udah 3 tahun lebih gw kenal ma dia. Dekat. Sebatas curhat-curhatan. Dia ada di saat gw senang. Dia ada di saat gw sedih. Dan yang lebih berkesan lagi, dia selalu menyemangati gw setiap kali gw jatuh. He’s always there telling me everything would be alright. Dia selalu meyakinkan gw, bahwa gw adalah seorang cewek yang kuat dan gw harus optimis bisa melewati semua kesedihan hati ini.
Sebelumnya, setiap kali perasaan lebih itu mulai menghampiri, gw langsung mengusirnya jauh-jauh, karena gw nggak mau menodai persahabatan kami.
But, suddenly everything has changed.
One night after the new year party, when beer mixed with smirnoff, I found myself trying to be okay with the fact that we were just friends. But then he looked at my eyes, grabbed my hand ‘n he kissed my lips ‘n then.. Well, I wasn’t okay. I was floating..

Geez! He’s my best friend, you know? The kind where at the end of semester I love to come to Bandung just to meet him ‘n see his eyes again. Ah. He’s not my friend! Friends don’t look at each other like we do! ⌣.⌣ *labil*
Day after day, we became even closer. But I’m not tell him about this feeling, because I’m afraid losing our friendship. That’s it
I know it’s really weird. We used to being just friends. But now, all of a sudden, he’s all I think about (ˇ_ˇ’!l)
Anyway, menyimpan sebuah rasa sayang yang nggak mungkin kesampaian pada seseorang itu emang cukup berat. Hati gw telah mati karena kejadian di awal Desember lalu. Kecuali satu. Ya, ada satu ruang di hati ini yang gw jaga untuknya—sahabat tercinta. Hanya dia yang bisa membuat gw jatuh cinta lagi. Cinta terlarang. Benarkah demikian? Ah. Entah. Gw sendiri pun bingung dgn perasaan ini. Gw udah pernah mencoba untuk berhenti berharap tentang dia, sekaligus berjuang menyembuhkan luka hati yg sebelumnya. Tapi lihat apa yang terjadi! Sejak tahun baru gw malah jadi rajin gonta-ganti pacar. Gagal. Gw pun jadi semakin jatuh cinta ma dia.
Satu jam lalu, tanpa disangka akhirnya malah dia yang mengungkapkan semua isi hatinya. Yes, to me. But I know.. Our relationship is too complicated to be real.
I’m lucky I’m in love with my best friend.
Lucky to have been where I’ve been..
I’m lucky we’re in love in every way,
Lucky to have stayed where we have stayed..
Untuk seorang Rengga, sahabat terbaik dalam hidup gw

















